.::::::Disiniajatempatnya:::::.


Mengapa Sulit Berterima Kasih


Salah satu perasaan yang paling menyenangkan adalah dihargai dengan ucapan terima kasih. Tetapi seringkali kita sulit mengucapkannya.

Merasa Berhak
Seorang pengusaha sudah booking hotel, ternyata karena kesalahan komputer namanya tidak terdaftar. Ia terpaksa menunggu 1 jam padahal ia sangat lelah. Seorang receptionist yang ramah berusaha membantunya dengan sungguh, tapi setelah kunci kamar diberikan, orang ini tidak mengucapkan terima kasih karena berpikir bahwa itu kesalahan hotel dan sudah menjadi tanggung jawab sang receptionist. Orang ini merasa tidak perlu berterima kasih karena ia sudah membayar untuk pelayanan tsb. Bukankah kadang hal ini terjadi dengan kita? Kita tidak mengucapkan terima kasih pada pembantu di rumah karena pikir kita sudah mengaji mereka. Kita lupa berterima kasih pada Tuhan untuk makanan atau hal lain, karena kita anggap bahwa hal itu sudah seharusnya demikian.

Ekspektasi Terlalu Tinggi
Anak buah sudah lakukan yang terbaik, tapi menurut kita masih saja kurang karena memang mungkin kita bisa lakukan 10 kali lebih baik, atau pengalaman kita membuat kita tahu bagaimana seharusnya.

Takut Cepat Puas
Atasan khawatir bahwa pujian dan ucapan terima kasih membuat anak buah puas dan mengira apa yang mereka lakukan sudah cukup. Padahal justru kata-kata ini membuat orang lain merasa dihargai dan tidak sia-sia melakukan sesuatu, sehingga menambah  semangat mereka
Kata "terima kasih" bukan hanya baik bagi mereka, tapi juga baik bagi Anda karena mengingatkan betapa banyaknya orang yang berkontribusi dalam kehidupan Anda, dan betapa besarnya kebaikan Tuhan bagi Anda (EI)
Merasa Bersyukur Tapi Tidak Menyatakannya Adalah Seperti Membungkus Kado Tetapi Tidak Memberikannya (William Ward) 

Penulis : Esther Idayanti



Bookmark Artikel Inspirasi Lainnya dapat dilihat di
-http://www.disiniajatempatnya.com/p/inspirasi-hidup.html