.::::::Disiniajatempatnya:::::.


12 Hal yang Pria Perlu Ketahui Mengenai Perceraian


Bagi para pria yang hendak mengajukan perceraian, tidak ada saran yang lebih baik di bandingkan saran dari seorang pria yang pernah mengalaminya sendiri. Namun masih banyak pria yang enggan untuk berbicara terutama mengenai pernikahan.

1. Perceraian adalah salah satu kejadian paling buruk setelah kematian, hal ini juga berlaku bagi para pria. Jangan lalui semua hal ini sendirian, karena hal ini bisa menjadi trauma seumur hidup, coba lalui dengan beberapa teman dekat yang bisa mendengarkan semua keluhan Anda tanpa perlu banyak bicara. Teman bisa menjadi pendukung ketika Anda sedang mengalami masalah, dan Anda tidak perlu malu untuk meminta pertolongan mereka, lagipula itu guna nya teman kan.

2. Ketika Anda memutuskan untuk memulai untuk menikah lagi dengan pasangan baru atau mungkin merajut kembali kisah cinta lama, harus di ingat bahwa apakah saat ini Anda mampu untuk mengambil keputusan. Jangan terburu - buru mengambil suatu keputusan, pastikan bahwa Anda bisa berfikir dengan baik mengenai keputusan Anda.
3. Ketika menjalin hubungan yang baru setelah menjalani perceraian, pastikan bahwa Anda sudah bisa melewati masa kelam setelah perceraian, karena hal ini bisa sangat mempengaruhi hubungan yang hendak Anda jalin.

4. Berikan perhatian pada anak setiap saat. Hal ini adalah hal yang lumrah di lakukan, selain itu bisa sedikit meringankan perasaan Anda dari apa yang di katakan atau di lakukan pasangan Anda ketika melakukan perceraian.

5. Buat jadwal bersama anak - anak Anda, gunakan kalender atau catatan untuk mencatat jadwal kegiatan mereka atau lebih baik lagi ajarkan anak - anak Anda untuk mencatat nya sendiri. Jangan lupa untuk terus melihat jadwal tersebut setiap hari, jadi Anda bisa tau apa kegiatan mereka saat ini dan yang akan datang.

6. Perlakukan mantan istri Anda dengan baik, meskipun saat ini Anda sudah bercerai, tidak ada salah nya untuk tetap menjalin hubungan yang baik. Terlebih lagi apabila sudah memiliki anak.

7. Ketika Anda sudah memiliki anak, rumah Anda saat ini adalah tempat tinggal mereka yang baru, kehidupan mereka yang baru, jadi jangan menganggap hal ini sebagai kunjungan sesaat. Jadilah seorang ayah yang baik bukan yang keren, karena Anda tidak lagi memiliki pasangan dalam kehidupan Anda, jadi pikirkan dengan baik sebelum melakukan suatu hal dalam hidup Anda.

8. Jangan menjelek-jelekan ibu mereka di depan anak - anak Anda. Anak - anak akan merasa sedih ketika ibu mereka di jelek - jelekan oleh ayah mereka. Anak - anak Anda butuh seorang ayah yang akan mengajari mereka hal yang baik mengenai kehidupan.

9. Jangan menjelek-jelekan pasangan Anda kepada siapapun, karena itu adalah tanda bahwa Anda tidak bisa melupakan pasangan Anda dan mulai hidup baru. Bagian dari memulai hidup baru adalah memahami kenapa perceraian Anda bisa terjadi, mengerti kesalahan Anda bisa membantu untuk menjalani kehidupan baru Anda.

10. Tunda semua pemikiran mengenai perceraian Anda di waktu lain. Ketika Anda merasa terpikirkan mengenai hal buruk tentang perceraian Anda, segera tunda pemikiran tersebut pada beberapa jam ke depan, dan ketika Anda lupa mengenai pemikiran tersebut, Anda akan menunda nya di esok hari hingga Anda bisa benar - benar melupakannya.
11. Anda tidak akan bisa melupakannya dengan cepat. Ketika Anda merasa akhirnya sudah akan selesai setelah enam bulan mengurus perceraian Anda hal ini tidak lah tepat, karena trauma dari perceraian bisa memakan waktu lebih lama daripada itu.

12. Bersyukur dengan segala yang Anda miliki saat ini. Anda harus bersyukur meskipun lelah menghadapi perceraian, bersyukur pada berbagai hal yang Anda miliki termasuk anak-anak Anda yang menjadi pendukung Anda dalam menjalani hidup sehabis perceraian.


Penulis : Susana Young
image : stories.avvo.com

Bookmark Artikel Inspirasi Lainnya dapat dilihat di
-http://www.disiniajatempatnya.com/p/inspirasi-hidup.html