.::::::Disiniajatempatnya:::::.


Bagi Para Istri Tidak Mau Berhubungan Badan Perhatikan Empat Hal ini


Apa yang Anda lakukan jika suami menginginkan berhubungan badan sedangkan Anda tidak ? Tanyakan pada diri Anda sendiri.

1. Apakah Energi Anda Tercurah Untuk Hal-Hal Lain?
Energi seksual Anda dan dorongan untuk melakukan banyak hal berasal dari sumber yang sama. Anda yang memiliki anak-anak yang masih kecil kelelahan saat Anda tidur dimalam hari. Anda dan suami Anda harus membicarakan hal ini. Tidur siang wajib untuk mengembalikan energi Anda, dan hal itu bukan egois untuk Anda lakukan. Cara lain untuk mengembalikan energi Anda adalah meminta seseorang yang Anda dekat untuk menjaga anak Anda, sementara Anda beristirahat.
2. Apakah Anda Melakukan Hubungan Badan Karena Tuntutan ?
Anda yang bersemangat untuk melakukan hubungan badan ketika Anda baru menikah dan setelah beberapa waktu Anda dituntut oleh suami Anda untuk melakukan terus menerus. Hal tersebut akan menurunkan gairah Anda. Jika suasana hati suami tergantung pada gairah Anda, maka hal itu akan membahayakan hubungan Anda. Secara berangsur-angsur, gairah Anda akan menurun sampai tidak ada tersisa selain kepahitan dan kebencian. Anda akan merasa tidak mampu karena berapapun yang Anda berikan tidak akan pernah cukup karena bukan itu tujuan Seks. Tujuan Seks adalah agar Anda saling berbagi dan saling memeberikan diri agar dapat merasakan kebahagiaan di dalam kebersamaan itu. Seks yang dipaksakan dalam sebuah pernikahan akan menimbulkan rasa enggan

3. Apakah Hormon Anda Tidak Seimbang ?
Jika Anda sedang memasukin masa menopause, jangan heran jika dorongan seks Anda menurun. Namun demikian, Anda yang masih muda juga mengalamin penurunan gairah dikarenakan ketidakseimbangan hormon. Saat kadar testoteron menurun, begitu pula gairah Anda. Sekeras apa pun Anda berusaha tidak akan ada gunanya jika hormon Anda tidak seimbang. Yang terbaik yang Anda bisa lakukan adalah menemui dokter dan meminta terapi hormon yang lengkap termasuk hormon testoteron. Semua wanita memiliki tiga hormon : estogren, progesteron, dan testoteron. Dengan tes hormon akan diketahui apakah ada kekurangan dalam kadar hormon kita. Hormon estogrenlah yang menimbulkan rasa bahagia. Hormon tersebut membuat kita merasa puas dan sejahtera. Progesteron adalah hormon relaksasi dan testoteron adalah hormon yang menimbulkan gairah. Semua orang beranggapan hormon testoteron sebagai homron pria, tetapi wanita juga membutuhkannya. Jika hormon testoteron Anda rendah, maka Anda tidak akan bertenaga dan mungkin bisa mengalami depresi.

4. Apakah Anda Menunggu Hingga Anda Merasa Bergairah?
Apakah Anda mencari-cari sesuatu yang baru dan ketertarikan, bukannya kedekatan yang mendalam ? Berhentilah sejenak dan renungkan apa yang membuat Anda tertarik pada suami Anda saat Anda pertama kali bertemu. Renungkan saat-saat yang mempersatukan Anda. Perasaan itu harus berubah menjadi kedekatan atau keintiman jangka panjang. Perasaan itu terjadi mulai enam bulan sampai tiga puluh bulan setelah Anda mengawali suatu hubungan badan atau menikah. Jika perubahaan itu tidak terjadi, Anda mungkin tidak lagi mencintainya atau tertarik kepadanya. Saat anda menyalahartikan perubahan itu dengan cinta, mungkin Anda akan merasa putus asa. Sebaliknya, carilah pertolongan agar Anda dapat belajar untuk merasakan kegairahan baru yang didasarkan pada hubungan jangka panjang yang intim.
Sebenarnya, Anda tidak perlu harus merasakan kegairahan agar dapat berhubungan badan. Malah, Anda dapat melawan perasaan tidak berminat itu dengan membuat pilihan secara sadar untuk berhubungan badan. Sah-sah saja jika Anda bercinta dengan suami saat ia menginginkan, selama Anda tidak keberatan. Saat Anda merasa tidak bergairah, Anda bisa hanya sekedar menikmati sentuhan dan kedekatan tanpa perlu merasa teransang untuk berhubungan badan.


Bookmark Artikel Inspirasi Lainnya dapat dilihat di
-http://www.disiniajatempatnya.com/p/inspirasi-hidup.html

Penulis : Susana