.::::::Disiniajatempatnya:::::.


Tiga Hal Yang Akan Terjadi Kalau Hidup Anda Tidak Pernah Lapar


Kalau mudik ke Solo, saya sudah punya jadual yang padat. Bukan jadual pertemuan tetapi jadual makan: nasi liwet, jenang gudeg, timlo, cabuk rambak, pecel ndeso dll. Belum sempat lapar sudah waktunya makan lagi. Apalagi orangtua saya punya bakery dan jual ice cream. Lengkaplah sudah program menaikkan berat badan.

Beberapa orang tidak pernah merasa "lapar" dalam hidupnya. Mereka memiliki semua yang mereka inginkan dalam hidup: kelimpahan harta, hidup nyaman, berpesta setiap akhir minggu, dll. Tidak pernah merasa butuh sesuatu, tidak perlu Tuhan, tidak sempat memikirkan makna dalam hidup, karena hidup begitu mudah bagi mereka. Orang berpikir betapa beruntungnya mereka. Tetapi apakah benar tidak pernah merasa lapar itu menguntungkan kita?  Tidak salah bisa menikmati kesenangan hidup, tetapi bila itu saja yang ada, sepertinya kita telah kehilangan sesuatu.
Tujuan Yang Lebih Besar
Apakah memang kita lahir, bertumbuh, belajar, menikah, bekerja mencari uang, punya anak, menjadi tua dan meninggal begitu saja?  Apakah ada tujuan yang lebih besar dari sekedar “hidup”? Seringkali orang kehilangan gambaran besar yang Tuhan rancangkan bagi hidupnya dan sesamanya.

Tidak Ada Pertumbuhan
Orang yang terlalu puas dengan hidup tidak akan mengubah apapun dari hidupnya yang nyaman.

Hidup Yang Dangkal
Beberapa orang hidup di permukaan saja, seperti sungai yang panjang, namun hanya semata kaki dalamnya. Tidak ada ikan, tumbuhan air, dan karang yang indah seperti yang terdapat di laut dalam. Hidup senang, tetapi tidak ada sumbangsih bagi orang lain. Punya banyak, tetapi tidak berarti. Contohnya, mengejar jutaan follower di Instagram, tetapi tidak memiliki hubungan bermakna dengan keluarganya. Apakah Anda pernah "lapar"? (Esther Idayanti)

Hidup Yang Mudah Jarang Sekali Berarti, Dan Hidup Yang Berarti Jarang Sekali Mudah (Oliver North) 

Penulis : Esther Idayanti