.::::::Disiniajatempatnya:::::.


Dengan Tiga Hal Ini Dapat Mengatasi Tragedi Yang Terjadi Dalam Hidup Anda


Saya mengenal pasangan yang kehilangan 7 anak, beberapa keguguran, yang lainnya meninggal saat lahir. Ada juga seorang yang “dibuang” oleh orang tuanya dan mengalami berbagai kepedihan sejak kecil. Ada lagi pengungsi Syria yang kehilangan orang yang dicintai tenggelam di laut. Tragedi bisa menimpa siapa saja.

Tidak Perlu Saling Menyalahkan
“Mungkin karena saya kurang iman, karena itu tidak sembuh.” atau “Mungkin saya makan makanan yang salah saat hamil,” mempersalahkan diri tidak ada gunanya dan tidak memperbaiki situasi. Apalagi bila mempersalahkan orang lain, “Gara-gara kamu tidak jaga anak kita baik-baik.” Dalam menghadapi tragedi, bila suami-isteri saling mempersalahkan, kemungkinan besar perceraian akan terjadi. Ada juga orang yang mempersalahkan Tuhan, “Tuhan mengapa Engkau membiarkan cobaan ini menimpa aku?” Mempersalahkan / mencari kambing hitam tidak memberi penyelesaian, justru menghancurkan.
Keadilan Tuhan
Ada orang yang berpendapat bahwa orang jahat pasti mendapat ganjaran setimpal, orang baik selalu luput dari masalah di dunia ini. Dengan kata lain, orang ini berpikir bahwa kesalehan dan amalnya akan meluputkan dia dari tragedi. Ketika ia tertimpa tragedi, ia bertanya-tanya, “Mengapa saya? Bukankah saya sudah..bla..bla..” Lalu ia meragukan keadilan Tuhan, dan memusuhi-Nya, padahal Dia satu-satunya yang dapat menolong.

Tujuan
Bagaimana seseorang memaknai tragedi tergantung tujuan hidupnya. Kalau tujuannya untuk nyaman dan bahagia, tragedi adalah kegagalan. Kalau tujuannya posisi, tragedi adalah hambatan. Tetapi kalau tujuannya adalah hal-hal spiritual, tragedi berpotensi membentuk karakter, membuat kita menjadi lebih kuat dan bertumbuh. Kadang dalam tragedi kita menemukan tujuan hidup, dan dalam tragedi kita berjumpa dengan Tuhan yang memberi kekuatan dan menghibur kita. Selalu ada harapan. Be strong and keep praying! (EI)

Hal Yang Paling Berani Yang Kulakukan Adalah Melanjutkan Hidup Ketika Sebenarnya Aku Ingin Mati