.::::::Disiniajatempatnya:::::.


Berhati-hatilah Dalam Mengambil Keputusan


Ada sebuah artikel menarik dari Michael Hyatt tentang Steve McNair. Steve adalah olahragawan terkenal di Amerika. Ia membawa timnya, Titans, ke pertandingan Superbowl yang terkenal itu. Ia seorang pemimpin dan teman yang disenangi oleh timnya, fans dan media. Bagi kotanya, Steve McNair adalah seorang pahlawan.

Tetapi hidupnya kemudian mulai kacau. Ia ditahan karena mabuk sambil mengemudi dan memiliki senjata api tanpa ijin. Ia dipindahkan ke tim Baltimore Ravens, dan tahun 2008 pensiun pada umur 35th. Setahun kemudian, ia ditemukan meninggal di sebuah apartemen bersama selingkuhannya yang berusia 20 th. Rupanya perempuan itu menembak Steve McNair lalu bunuh diri. Tragis!
Bila tidak berhati-hati, kita bisa berada dalam posisi Steve McNair, membuat keputusan bodoh yang menghancurkan hidup kita. Awalnya, tentu   Steve McNair tidak berpikir, "Ah aku mau menghancurkan hidupku dengan mabuk, lalu berselingkuh dan mati ditembak oleh selingkuhanku. Biarlah istri dan anak-anakku berusaha memaafkan aku seumur hidup mereka." Mungkin saja ia hanya membuat keputusan untuk “flirting” dengan selingkuhannya di sebuah kafe. Lalu keputusan "kecil" ini ditambah satu keputusan yang salah, dilanjutkan dengan satu lagi, dst.

Setiap Keputusan "Kecil" Berarti
Satu keputusan bodoh dapat menghapus kebaikan yang dilakukan seumur hidup.

Keputusan Yang Salah / Bodoh
Kita bisa saja membuat keputusan yang salah / bodoh kalau kita pikir kita tidak bakal membuat keputusan bodoh, justru kita menempatkan diri dalam bahaya.

Sistem Pengaman
Buat sistem pengaman dari keluarga dan teman yang berani menegur saat kita membuat keputusan yang salah (Esther Idayanti)

Hidup Ini Adalah Serangkaian Keputusan. Di Mana Anda Berada Saat Ini Adalah Hasil Keputusan Anda Di Masa Lalu