Stop Memikirkan Orang lain, Jalanin Hidup Apa Adanya


Bronnie Ware biasa merawat pasien yang menanti saat-saat terakhir mereka. Ia berulang kali mendengar curhat dari para pasiennya yang ia tulis dalam artikel “Top 5 Regrets of the Dying.” Menurutnya lima penyesalan yang sering ia dengar dari pasiennya adalah:

  • Seharusnya saya punya keberanian untuk hidup jujur dengan diri sendiri, tidak mengikuti apa yang orang harapkan dari saya.
  • Seharusnya saya tidak bekerja begitu keras.
  • Seharusnya saya memiliki keberanian untuk menyatakan perasaan saya
  • Seharusnya saya terus membina persahabatan dengan teman-teman saya
  • Seharusnya saya membiarkan diri saya lebih bahagia.

Kalau dilihat dari daftar itu, tidak ada yang berkata, “Seharusnya saya membeli rumah yang lebih besar.” Atau “Seharusnya saya berpesta tiap malam.” Atau “Seharusnya saya diet agar lebih kurus dan cantik.”  Ketika hidup tinggal beberapa saat, orang tidak memikirkan materi, kesenangan dunia, penampilan atau hal lain yang akan ditinggalkan di dunia. Dua hal yang diinginkan, yaitu hubungan dengan sesama dan hidup berdamai dengan diri. Kita hidup tidak untuk membuat orang lain terkesan, tetapi menikmati setiap hari bersama keluarga dan sahabat.  Kita hidup mengejar impian kita, tanpa didikte standar orang lain. Bukan berarti kita mendapatkan semuanya atau bisa berbuat seenaknya, tetapi hidup dengan “authentic,” apa adanya, menjalani nilai-nilai yang kita junjung tinggi.  Pada akhirnya, yang kita inginkan sebenarnya adalah kita tahu bahwa kita telah melakukan yang terbaik, mengasihi sesama dengan tulus dan mencintai Tuhan yang akan segera kita jumpai

Ciptakan Hidup Yang Terasa Indah Di Dalam, Bukan Yang Terlihat Indah Dari Luar

Penulis : Esther Idayanti