.::::::Disiniajatempatnya:::::.


Lebih Baik Takut 3 Hal Ini Dari Pada Menyesal


Nasihat yang tidak biasa itu diberikan oleh Seth Klarman, presdir dari Baupost Group sebuah perusahaan "hedge fun". Ketika sebagian besar pemimpin di Wall Street optimis meraih untung dengan resiko besar, ia memilih untuk berhati-hati. Akibatnya dua tahun setelah kejatuhan Wall Street tahun 2008, saat perusahaan lain mengalami kehancuran, perusahaannya melipatgandakan aset hingga mencapai 22 miliar dollar. Kapan nasihat ini dipraktekkan?

Meragukan Integritas Pacar
Kalau sekarang tidak bisa dipercaya atau tidak punya integritas dalam hal pekerjaan, pribadi, atau yang lain, jangan bermimpi ia akan berubah nantinya. Pasti Anda akan ikut terkena getahnya karena telah menikah dengannya. Pria yang berani mengorbankan hati nuraninya, suatu saat akan mengorbankan Anda.
Untung Besar dan Cepat
Orang modern mau segala sesuatu instan. Karena itu banyak penipu menjanjikan keuntungan besar dalam waktu singkat, contohnya penggandaan uang 10x lipat, "money game" (MLM uang) dll. Dan selalu ada saja yang tertipu.  Bank telah mengundang para pakar menghitung dengan teliti sebelum menjanjikan sesuatu. Bila ada orang yang menjanjikan keuntungan setinggi langit, pasti bujukan manis itu hanya omong kosong tanpa perhitungan.

Tergoda Dosa
Ketika minuman anggur berwarna merah menggoda, lebih baik Anda alihkan pandangan Anda. Ketika cinta lama melirik, lebih baik Anda sibuk bekerja untuk melupakannya. Jangan berpikir "Ah, saya tidak bakal melakukannya." Orang yang merasa kuat akan menjadi yang pertama jatuh. Jadi, lebih baik takut dari pada menyesal.

Orang Yang Berhati-hati Jarang Salah (Confucious)

Penulis : Esther Idayanti