.::::::Disiniajatempatnya:::::.


Cintai Dan Buatlah Yang Terbaik Untuk Keluarga Anda


Kata orang, kalau mau tahu apakah seseorang benar-benar baik atau tidak, tanyalah orang-orang terdekatnya.  Tanyalah keluarganya, pembantunya, sopirnya dan orang-orang yang tinggal di rumahnya. Kata  Marjorie P. Hinckley, "Rumah adalah dimana kamu sangat dicintai dan bertingkah paling buruk". Kita pikir karena mereka orang terdekat, kita bisa lakukan apa saja tidak perlu menjaga sikap. Kalau mereka bersalah sedikit, kita langsung marah. Sedangkan kalau rekan kerja berbuat kesalahan yang sama, mungkin kita tidak marah seperti itu.  Alasan lain mengapa kita tidak kasar terhadap orang luar, karena kita tidak ingin dipandang buruk, jaga gengsi! Tidak heran ada orang yang kelihatannya ramah dan baik di luar, menjadi monster di rumah sendiri.
Yang Terdekat Menjadi Ukuran
Kalau saya tidak bisa bersikap baik pada orang terdekat saya, sebenarnya saya bukan orang yang benar-benar baik.  Saya hanya punya sedikit stok kesabaran dan kebaikan, yang saya habiskan di luar rumah supaya saya bisa berhasil di pekerjaan. Itu bukan jati diri saya, tapi sekedar tugas yang saya lakukan.

Yang Terdekat, Yang Paling Menentukan
Sebenarnya orang-orang terdekatlah yang banyak mendukung kesuksesan kita.  Bila sikap kita terhadap mereka baik dan positif, hal ini akan menguntungkan kita juga. Sebaliknya, kalau kita kasar terhadap mereka, tentunya mereka akan menjauh dan bersikap apatis.

Yang Terdekat, Yang Paling Layak
Mengasihi orang terdekat kadang tidak mudah, karena kita tahu semua kelemahan mereka. Tetapi mereka paling layak dikasihi dan diperhatikan, karena mereka mendampingi kita melalui segala suka duka, kegagalan dan kesuksesan. Mereka merangkulkan tangannya, pada saat kita tidak terlalu menyenangkan untuk dicintai. Cintai dan buatlah yang terbaik untuk keluarga Anda, karena Anda toh tidak bisa menukarkan mereka (EI).

Keluarga Yang Bahagia Adalah Surga Yang Datang Lebih Awal (John Bowring)

Penulis : Esther Idayanti