2 Hal Yang Sia-Sia Untuk Dikejar Dalam Hidup ini


Anjing saya pernah mengejar ekornya sendiri. Walaupun berputar-putar sampai kelelahan, ia tak pernah berhasil menangkap ekornya. Dalam hidup ini, ada beberapa hal yang sia-sia dikejar, seperti anjing mengejar ekornya sendiri:

Perhatian
Di zaman sosial media saat ini, beberapa orang berusaha keras mendapatkan perhatian orang lain. Mereka mengganti status tiap beberapa menit, mengunggah (upload) foto-foto narsis, punya akun Facebook, Path, You Tube, Instagram, Twitter, dll. Ada lagi yang mencari perhatian dengan mengenakan dandanan aneh atau baju yang membuat setiap orang menoleh saat ia lewat. Bukannya tidak boleh, tetapi pertanyaannya, bila berlebihan apakah itu perlu? Mencari perhatian yang dianggap perlu adalah bila perhatian itu mendukung tujuan atau karir Anda. Contohnya, bila Anda perlu mengiklankan produk atau service Anda. Selain itu, lebih baik Anda memakai waktu untuk hal yang lebih berguna. Cara menarik perhatian yang efektif justru dengan memberi perhatian pada orang lain: peduli dan berusaha memenuhi kebutuhan mereka. Ketika Anda memperlakukan orang lain sebagai orang yang “lebih penting” dari Anda, maka mereka akan menjadi fans Anda.
Cinta
Ada orang yang mengejar cinta, tetapi semakin dikejar semakin jauh cinta melayang, dan semakin galau ia. Bahkan ada yang kompromi dengan standar kesopanan karena ngebet. Tetapi percuma mengejar cinta, bila Anda memang bukan prioritasnya. Dari pada mengejar cinta, lebih baik mengejar impian Anda, hingga suatu saat cinta datang dan menetap. Biarlah orang jatuh cinta pada Anda karena semangat, impian dan karakter Anda. Hidup Anda bisa tetap penuh (“fulfilled”) dan bahagia tanpa harus memiliki cinta dari seseorang yang tidak tepat (EI)

Jangan Pernah Mengejar Cinta, Rasa Sayang Atau Perhatian. Kalau Tidak Diberikan Dengan Bebas Oleh Orang lain, Tidak Layak Dimiliki

Penulis : Esther Idayanti