.::::::Disiniajatempatnya:::::.


Dari hal ini lah Kreativitas Seseorang Muncul


Alexa Clay dan Kyra M. Phillips mewawancari  mantan napi di sebuah ruang kelas: 2 pedagang narkoba, pembunuh dan pencuri identitas (hacker), "Dari mana datangnya kreativitas Anda?" Jawabannya sederhana: kelangkaan. "Lihatlah seputar ruangan ini, ada 100 senjata di sini. Saya bisa membuat pisau dari wastafel. Saya bisa lelehkan plastik dari kursi dan membuatnya jadi silet. Pipa-pipa di bangunan ini bisa jadi senjata."  Bukannya mengajari untuk berbuat jahat, tapi Clay and Phillips meneliti dari mana datangnya kreativitas dari para penjahat yang kadang membuat kita tercengang.

Dari mana Kreativitas itu muncul :

1. Cara Pandang
Karena kelangkaan sumber daya,  mereka melihat hal-hal lebih dari apa yang  ada di depan mata. Wastafel yang kita pikir hanya untuk cuci tangan, mereka memandangnya sebagai senjata. Untuk kreatif, Anda perlu melihat semua hal sebagai kesempatan, bisa memanfaatkan apa yang ada, dan memerhatikan detil yang ada di sekitar Anda.  Kata-kata yang mematikan kreativitas Anda adalah, “Kita selalu memikirkannya/ mengerjakannya dengan cara ini.”

2. Paparan Baru
Menurut Edward Glaeser dalam “Engines of Innovation”, praktek, training, eksposur pada ide-ide dan pengalaman yang tidak familiar (tidak biasa) mendorong kreativitas. Tinggal di kota besar membuat seseorang lebih kreatif karena banyak berhubungan dengan orang lain yang melahirkan ide-ide baru.  Karena itu, kita perlu banyak membaca, bertemu orang dengan ide menarik, ikuti pelatihan dll. Sebenarnya internet banyak berguna asal Anda tahu apa yang dicari di dalamnya: ted.com, coursera.org, http://www.techsupportalert.com/free-ebooks-audio-books-read-online-download.htm (buku & audio gratis)

3. Di luar lab
Archimedes menemukan hukum matematikanya saat berada dalam bak mandi. Kreativitas tidak bisa berhasil dalam tekanan. Kadang kita perlu keluar dari masalah itu sebentar. Relaksasi bisa mengubah cara pandang kita pada sesuatu hal. Selamat berkreasi! (EI)

Aspek Penting dari kreativitas adalah tidak takut gagal (Edwin Land)

Penulis : Esther Idayanti
image : eventplannersassociation.com