.::::::Disiniajatempatnya:::::.


Kapan Boleh Pacaran ?


Bisa dibilang saya pacaran agak terlambat, setiap kali papa interlokal beliau bertanya, "Sudah ada
pacar?" Kalau semua orang seperti saya, mungkin para orang tua akan khawatir juga.  Tidak perlu seekstrim itu, tetapi kapan sebaiknya mulai pacaran?

KALAU SUDAH MENGUASAI EMOSI. Kalau seorang cowo berkata “Kamu cantik deh.” Jangan buru-buru berbunga-bunga. Kumpulkan data dan proses data itu.  Pada berapa cewe ia katakan begitu? Mungkin memang saat itu kamu mengenakan warna favoritnya, atau memang ia memiliki sifat yang senang memuji. Kalau kamu tumbang setiap kali dengar rayuan, berarti kamu belum siap pacaran.  Remaja memproses hal-hal dengan emosinya, bukan logikanya. Termasuk remaja pria yang tawuran gara-gara emosi. Orang membeli rumah dan mobil dengan perhitungan yang teliti dan serius. Bagaimana mungkin mencari calon pasangan hidup hanya didasari perasaan? Jadi sebaiknya pacaran kalau usiamu tidak lagi diawali dengan angka 1 dan kamu sudah bisa memproses hal-hal dengan lebih bijaksana, menggunakan akal sehat, lebih dari emosi.

KALAU ADA PENINGKATAN.  Dalam kehidupan ini ada tujuan untuk setiap orang yang kamu temui. Beberapa orang akan mengujimu, yang lain akan memanfaatkanmu, yang lain lagi akan memberimu pelajaran. Tetapi yang terpenting, beberapa orang akan mengeluarkan yang terbaik dari dirimu.  Bila seseorang menantangmu untuk menjadi seseorang yang lebih baik, dia boleh dipertimbangkan sebagai calon pacarmu.

KALAU SUDAH DISETUJUI ORANG TUA. Kalau hubungan itu harus dirahasiakan, berarti hubungan itu harus dihentikan. Pertanyaannya, mengapa hubungan itu harus dirahasiakan?  Mungkin dia memang cinta sejatimu, tetapi bisa jadi waktunya belum tepat.  Sabarlah sebentar.  Cintai Tuhan terlebih dahulu, baru kamu siap untuk mencintai orang lain dengan serius (EI)

Jatuh Cinta Ketika Kamu Siap, Bukan Ketika Kamu Kesepian.


Penulis: Esther Idayanti