.::::::Disiniajatempatnya:::::.


Cerita Inspirasi Tentang Ketakutan Sesungguhnya


Banyak alasan yang bisa membuat kita hidup dalam ketakutan di dunia ini. Mendengar teman-temannya dikhianati oleh pasangannya, beberapa orang menjadi takut untuk berpacaran. Membaca berita tentang banyaknya kecelakaan pesawat terbang, beberapa orang membatalkan liburannya dan mengubah impiannya untuk keliling dunia.  Kita menghindari sesuatu yang sebenarnya kita sukai hanya karena kita merasa takut pada kemungkinan adanya penderitaan.

FOKUS PADA "HADIAH". Bila kita bisa fokus pada kesenangan yang akan didapatkan, mungkin hal ini bisa mengalahkan ketakutan kita. Contohnya, Anda naik pesawat bukan karena Anda telah bebas dari rasa takut, tetapi karena perjalanan bulan madu Anda bakal menyenangkan, sehingga Anda bersedia untuk bertahan di pesawat selama berjam-jam. Anda berani membuka diri terhadap teman lawan jenis bukan karena Anda kebal terhadap patah hati, tetapi berharap bahwa kehidupan pernikahan yang Anda impikan layak dikejar, jauh lebih berharga dari beberapa puluh kali patah hati.

HADAPI. Menghindari sesuatu hanya karena ketakutan, justru memperburuk keadaan karena  hal itu justru membuat kita berpikir bahwa apa yang kita takutkan memang "sangat berbahaya." Makin lama rasa takut itu makin besar dan mengontrol kehidupan kita.  Tetapi bila kita hadapi, rasa takut itu makin lama melemah, karena ternyata kita dapat melalui hal itu dan keluar dengan baik-baik saja.

MERANGKUL. Walaupun rasa takut mendikte keputusan-keputusan Anda, tidak ada jaminan bahwa hidup Anda akan bebas dari masalah. Dari pada menghindari, lebih baik memilih untuk merangkul pengalaman-pengalaman hidup itu dengan hati yang terbuka, siap untuk merasakan apapun yang timbul darinya (EI)

Bila Ketakutan Mendikte Pilihan Anda, Maka Pasukan Lengkap bersenjata Pun Tidak dapat Memberi anda Rasa Aman. Bila Anda Terbuka Untuk Menerima Penderitaan, Maka Tidak Ada Satu hal Pun Di Dunia Ini Yang penuh Bahaya, Yang Akan Membuat Anda ketakutan

Penulis : Esther Idayanti