.::::::Disiniajatempatnya:::::.


Motivasi Tentang Bahasa Uang


Tiap orang memiliki cara berbeda menangani keuangan.  Ada menteri yang berani korupsi untuk mendapatkan uang.  Ada direktur yang memberikan segalanya untuk membangun panti asuhan. Bagaimana seseorang menggunakan uangnya tidak bergantung pada jumlah yang mereka miliki, melainkan apa arti uang bagi mereka. Menurut Dr. Ken Doyle ada empat “Money Language” :

Driver
Bagi para “Driver” uang menjadi dorongan utama.  Uang adalah pencapaian dan mereka memberi orang lain dengan berlimpah untuk menyatakan perhatian dan cinta. Kelemahannya mereka cenderung materialistik dan menggantungkan harga diri pada uang.

Analitik
Mereka merencanakan keuangan dengan teliti, suka menabung, dan berpikir jangka panjang.  Mereka menyatakan kasih dengan berhemat untuk masa depan orang yang mereka kasihi.  Kelemahannya, para “Analytic” sangat ketat soal uang dan bisa jadi orang di sekitar mereka merasa tidak penting dibandingkan dengan uang.

Ramah
Fokus tipe ini adalah membangun hubungan dan kepedulian pada orang lain. Uang adalah sarana menyatakan kasih sayang mereka, jadi mereka suka berbagi dengan orang lain, terutama keluarga dan teman. Kelemahannya, biasanya orang jenis ini tidak pandai mengatur uang dan tidak ada perencanaan. Saat mereka tidak ada uang, mereka merasa tidak dapat berbagi kasih.

Ekspresif
Uang adalah sarana bagi mereka untuk dikasihi, diterima dan dikagumi orang lain. Jadi mereka shopping dan mengeluarkan uang agar bisa diterima. Kelemahannya, sering kali mereka menyelesaikan masalah dengan uang, bukan menangani isu sebenarnya.

Anda termasuk golongan yang mana?  Bagaimana dengan pasangan Anda? Apa yang harus dilakukan bila "money language" Anda berbeda dengan pasangan Anda? Nantikan posting selanjutnya (EI)

Bila Anda Berharap Pada Uang Untuk Mencapai Kebahagiaan, Maka Anda Tidak akan Pernah Mendapatkan Kebahagiaan.

Penulis : Esther Idayanti