Siapapun Presidennya, Tuhan Tetap Rajanya. Ia yang memerintah Dan Berkuasa


Ada dua pekerjaan yang sia-sia, yaitu menasihati orang yang sedang jatuh cinta dan para suporter capres! Soalnya mereka kadang tidak pakai rasio lagi, melainkan perasaan yang menjurus ke fanatisme. Makin mendekati pemilu, makin tajam perbedaan yang ada. Daripada berseteru soal siapa yang terpilih, mari kita doakan saja:

(1) Berdoa agar Tuhan menaruh orang yang bijaksana, hormat/takut akan Tuhan, dan hidup dalam integritas untuk menjadi pemimpin bangsa ini.

(2) Berdoa agar Tuhan melindungi orang pilihan-Nya dengan kekuatan, dan bahwa Ia akan menuntun serta memberikan capres itu kemenangan. Doakan untuk kemampuan khusus dari Tuhan baginya.

(3) Berdoa agar setiap orang di bangsa kita memiliki kepekaan, memilih dengan bijak, dan melakukan apa yang benar di hadapan Tuhan.

(4) Berdoa untuk keamanan negara ini menjelang, saat, dan setelah pemilu. Doakan agar orang-orang yang ingin mengacaukan pemilu ini dibungkam dan dibatalkan.  Doakan untuk perlindungan bagi bangsa ini, kekuatan bagi Polri dan TNI untuk menjaga keamanan bangsa.

(5) Berdoa agar rencana dan tujuan Tuhan bagi bangsa kita terlaksana. Doakan agar bangsa kita menjadi bangsa di bawah pimpinan dan berkat Tuhan.

Ingat, siapapun presidennya, Tuhan tetaplah rajanya.  Kalaupun sampai pilihan Anda tidak menang, Tuhan yang di atas segala pemerintahan dunia ini, sanggup memakai siapapun untuk melaksanakan tujuan-Nya. Tugas kita adalah berdoa bagi pemilu dan calon pemimpin bangsa ini. Berdoa mulai...!

Penulis : Esther  Idayanti