Pondasi Diri Sendiri


Butuh waktu 9 th untuk membangun kembali World Trade Center setelah serangan teroris September 2001. Sebenarnya pembangunan fondasi gedung yang tingginya 541 m ini sudah dilakukan sejak tahun 2006, tapi selama bertahun-tahun orang tidak melihat hasilnya, mereka berpikir developer tidak melakukan apa-apa.

Kokoh atau tidaknya suatu gedung tergantung fondasinya. Namun karena membangun fondasi lama dan tidak menarik, orang sering lupa membangun fondasi dalam hidup mereka, dan menekankan tampak luar. Berikut ini bedanya antara membangun fondasi (menekankan inner life), dan memfokuskan hal-hal yang eksternal.

“PERFORMANCE AND RESULT” VS. “GROWTH AND LEARNING”
Dunia menuntut performance dan hasil, tidak salah. Tetapi bila hal itu yang ditekankan, maka suatu saat pertumbuhan akan berhenti karena tidak ditunjang oleh sumber dari dalam. Orang yang menekankan hasil dan performance memandang tantangan sebagai ancaman terhadap harga dirinya, karena ia harus tampil sebagai orang yang pandai, bukan gagal. Sebaliknya orang yang menekankan pertumbuhan dan pembelajaran rela kehilangan kesempatan dipandang sebagai orang yang pandai, demi mendapatkan kesempatan untuk belajar sesuatu yang baru, yang mungkin saja ia belum bisa lakukan dengan baik.

LOOKING GOOD VS. BEING GOOD. 
Orang yang memfokuskan hal yang eksternal, melakukan sesuatu supaya ia terlihat baik dalam pandangan orang lain.Tetapi orang yang menekankan inner life, memastikan bahwa ia melakukan sesuatu karena hal itu baik untuk dilakukan, entah diperhatikan orang atau tidak.

COMPETENCE VS. CHARACTER.
Orang dengan kompetensi tinggi bisa memiliki pencapaian yang fantastis. Namun, kompetensi tanpa karakter (integritas, kejujuran, etika) akan meruntuhkan apa yang dibangun dengan susah payah.

KITA PUNYA DUA KEHIDUPAN: DI DALAM DAN DI LUAR. WALAUPUN TUHAN PEDULI PADA SETIAP DETIL HIDUP KITA, IA LEBIH PRIHATIN DENGAN KEHIDUPAN YANG DI DALAM, DARIPADA YANG DI LUAR (Joyce Meyer) 

Penulis : Esther Idayanti
image : realsimple.com