.::::::Disiniajatempatnya:::::.


Bagaimana Cara menghilangkan Sifat penunda-nunda ?



Ada  penelitian baru dari ilmu penunda, yang menjelaskan mengapa kita suka menunda hal yang kita yang sudah bener-bener kita lakukan dah harus di lakukan. Ada hal menarik dari peniliti Timothy Pychyl,  dari Universitas Carleton  dan Joseph Ferrari di Universitas DePaul. Hasil penelitian ini mengejutkan 20 % dari orang dewasa dianggap penunda kronis, dan hampir 70 % dari unversitasnya.
Hal ini di garisbawahi apa yang telah saya kenal selama bertahun-tahun: Emosi Negatif mengagalkan kemampuan anda untuk menyelesaikan sesuatu, karena dihadapkan dengan hal yang ingin di anda lakukan(membersihkan garasi, menulis proposal, melamar pekerjaan), anda begitu terintimidasi atau capek anda akan kembali melakukan tugas-tugas yang anda merasa lebih enak (memeriksa Facebook, menonton TV, berbaring), dengan asumsi anda akan merasa lebih baik cukup kemudian untuk mengatasi hal yang sulit itu. Kecuali hal ini tidak terjadi, anda akan merasa lebih buruk setelah menundannya.
Dan ini juga mengapa semua teknik menejemen waktu di dunia belum menyelesaikan masalah paling kronis dari penunda tersebut : Karena ada rasa ndak enak melakukan sesuatu tersebut. Kamu tau kenapa? Pengeseran pemikiran dan suasana hati anda yang membuat anda cenderung menunda hal-hal yang ingin anda lakukan.

Perbaikin kebiasaan menunda anda.

Berikut adalah cara untuk memperbaikin mood anda, kembali bekerja seperti semestinya.

1. Cari akar masalah
Pertama anda harus memahami dan mengindentifikasi apa yang anda coba lakukan dan apa yang menjadi penghalang anda. Apa perasaan muncul ketika anda mencoba menulis proposal? Apa yang anda takut bisa terjadi jika anda bener-bener melakukan? apa skenario terburuknya? Bagi banyak, jika tidak sebagian besar, sifat perfeksionis harus di salahkan karena ketika kita memiliki standar yang tinggi, apa pun yang anda bayangkan anda bisa melakukan untuk menyelesaikan tugas pasti anda akan cepat gagal, jadi anda tidak melakukan apa-apa.

2. Pikirkan hadiah / hasil 
Jika suasana hati Anda tidak enak untuk mengambil tindakan, maka yang anda harus lakukan memperbaiki mood terlebih dahulu. Hal tersebut menyebabkan anda membuka facebook terlebih dahulu. Sebaliknya jika kamu mengatakan kerja dulu dan itu akan menghasilkan sesuatu, dan berpikir menunda itu hal-hal yang menyenangkan apa kah itu jauh lebih baik.

3. Perhatikan Keyakinan anda
Anda memiliki sejumlah besar ide-ide tentang bagaimana dunia bekerja dan harus bekerja yang terbentuk di kepala Anda ketika Anda masih sangat muda tapi kau hampir tidak menyadarinya karena ide-ide itu tenggelam di bawah alam sadar Anda. Kami menyebutnya keyakinan, dan mereka dapat menjadi masalah karena Anda cenderung tidak menyadari bagaimana ide-ide tersebut mempengaruhi pemikiran Anda. Salah satu contoh dari keyakinan bermain dengan penundaan adalah "Aku harus mendapatkan semuanya sempurna".  Hal ini diperlukan untuk memiliki beberapa cara tertentu sebelum anda mengambil tindakan apapun untuk mengecilkan kemajuan anda dan hal ini membuat anda terjebak. Bagaimana anda berhadapan dengan sebuah keyakinan tinggi anda. ini termasuk kata-kata. "Aku tidak akan pernah" atau " aku harus"

4. Merubah cara anda berpikir. 
Cara Anda dalam melihat situasi akan menentukan bagaimana anda menentukan hal itu dan akhirnya apa yang anda lakukan. Apa yang terjadi dari kebanyakan dari kita adalah kita terjebak dari perangkap berpikir, atau cara pikir yang meninggalkan kita untuk maju. Jika anda berpikir " Proyek ini terlalu keras, aku tidak dapat menyelesikannya". Anda mungkin membuat aspek yang lebih menantang dari pekerjaan akan menjadi lebih buruk, dan meminimalkan mamafaat, dan akan menghilangkan motivasi anda.

Katakanlah ini selalu : "Ini adalah tantangan tapi bisa dilakukan, dan manfaat bahkan memulai yang lebih baik." 

Jika Anda berpikir, "Aku tidak pernah bisa melakukan ini pada saya sendiri," atau "Aku hanya pernah baik pada hal semacam ini," Anda mungkin seorang yang rendah diri, Karena Anda tidak percaya bahwa Anda mampu melakukannya, dan Anda mengatakan kepada diri sendiri bahwa, baik, Anda percaya rasa takut Anda menjadi kenyataan.

Katakanlah ini selalu : "Yang saya mencoba untuk tidak akan mudah bagi siapa saja yang lebih baik dari saya untuk menerimanya.?" 

Jika Anda berpikir, "Tidak ada yang pernah bekerja untuk saya," atau "Ini selalu apa yang terjadi," maka Anda memiliki gaya jelas, Anda melihat situasi sebagai tidak dapat diubah dan jika Anda percaya bahwa, baik, Anda dapat melihat mengapa Anda tidak akan repot-repot mencoba untuk melakukan apa-apa!

Katakanlah ini selalu:  Aku tahu apa yang telah terjadi di masa lalu, tapi saya tidak tahu apa yang akan terjadi di masa depan. tidak ada yang memprediksi kalo saya yang saya mampu lakukan".

5. Bungkuslah rasa tunda tersebut.
Rasa tidak enak untuk melakukan hal sulit tersebut dalam perbandingan dengan rasa penyesesalan nanti jika anda tidak melakukan / bahkan untuk mencoba. Tanyakan pada diri anda apa yang akan anda merasa kehilangan jika tidak melakukan itu? Bagaimana hidup anda, karir anda, hubungan anda yang akan terjadi jika anda tidak melakukan apa-apa? Ingatkan pada diri sendiri bahwa itu tidak sulit dan kita harus peduli dengan hal itu dan kita berjanji akan lebih baik.

via huffingtonpost.com
penulis  Jan Bruce
image 123rf