.::::::Disiniajatempatnya:::::.


10 Kesalahan keuangan yang harus di hindari



Saya senang untuk saya memiliki cukup uang dan pendapatan cukup baik saat ini, saya tidak terlalu kaya. dan tetapi rumah tangga saya memiliki sedikit hutang, dan secara keseluruhan memiliki keuangan rumah tangga yang baik. Bagaimana duit mengacaukan kita? disini saya berharap kegagalan saya sebagai pembelajaran dan peringatan bagi kalian semua. baca dan cukup menghindarinya.
By Sandy M. Fernández

1. Menerima dan menggunakan kartu kredit yang tidak sanggup membayarnya
Kita saya mendapatkan kartu anggota dari suatu departemen itu seperti kita mejadi mahasiswa baru, saya pikir bisa menggunakan untuk keadaan darurat. Saya membeli banyak barang dan menggunakan kartu kredit tersebut. Beberapa bulan kedepan saya ketakutan bahwa kartu kredit saya udah melebihin dari batas limitnya.

2. Tidak negosiasi gaji pertama yang di dapatkan. 
Saya masih ingat dan kaget ketika saya di tawarkan gaji sebesar 5jt sebulan. Kemudian saya mencari tahu dari rekan kerja yang mengatakan bahwa aturan gaji 10 % naik setiap tahun. dan kebiasaan orang udah senang dengan nilai agak tinggi yang di tawarkan di pertama. dan ini menyebabkan anda rugi lebh banyak jika anda di suatu tempat yang sama bekerja lebih dari 20 tahun.

3. Bersembunyi dari tagihan yang tidak bisa dibayar. 
Banyak orang untuk mengindari "penyakit" itulah sebabnya kenapa begitu orang banyak melakukan ini. kata Amanda Clayman, terapis keuangan di balik blog "The Good, The Bad, and Money". Solusi nya: langkah kecil. "Katakan pada diri Anda, Semua aku akan lakukan adalah meletakkan tagihan tersebut dalam urutan ketika mereka datang jatuh tempo," katanya. "Anda sering akan menyadari itu tidak menakutkan."

4. Tidak mempermainkan gaji anda
Guru Anti-utang Dave Ramsey menggunakan kalimat ini, kita kita umur masih 20an : Saya jalan keluar, belanja, liburan dengan pacar. saya berasumsi kita saya dan teman-teman saya berusia yang sama, dalam pekerjaan yang sama berarti kita memiliki daya beli yang sama. Tidak pernah terlintas dalam benak saya mereka mungkin dapat bantuan keuangan, atau utang, atau menggunakan panduan yang bener dalam menyusun anggaran, yang jelas saya tidak dapat menabung. Aku berharap aku punya situs seperti savedplus.com, di mana Anda dapat mengatur persentase pengeluaran Anda memikirkan masa depan lebih jauh.  Katakanlah anda memutuskan untuk menabung 10 %, ketika anda ingin membeli sepatu harga 700rb dan 70rb akan masuk ke rekening tabungan pribadi anda. Ini adalah hal yang sangat lucu. karena saya dan teman saya bertambah tua, kami pun ketakutan. dan tidak ada membantu anda untuk lepas dari tidak hemat anda kecuali anda memiliki teman yang hemat.

5. Membiayain pacar yang bangkrut. 
Pada awal umur 30 tahun, saya pernah terima telpon di tempat kerja dari pacar saya karena iya membutuhkan saya untuk membelikan sepasang celana. Ketika saya menyebutkan hal ini ke sahabat saya, dia mengatakan kepada saya langsung. Memberikan uang ke pacar seperti kita berinvestasi di perusahaan anda yang anda sendiri tidak ambil diperusahaan itu sendiri. Clayman menambahkan bahwa hubungan seperti ini mungkin tidak akan seimbang.

6. Naik gaji Gaya hidup naik. 
Gaya hidup menakutkan ini biasa sering terjadi, dengan naiknya pendapatan kita tidak sadar menaikkan gaya hidup kita. Anda tidak perlu mengubah gaya hidup, anda cukup menabung untuk masa depan anda.

7. Berpikir pasangan kita pintar dalam mengatur keuangan
Ketika saya bertemu dengan suamai saya di umur 35, dia membuat saya terkesan dengan dia memantau rekening dia setiap hari, memberi saya nasehat investasi, dan tidak perlu membelikan dia celana, jika uang kita di gabung bersama, aku akan memeriksa semua keuangan sepenuhya. tapi tidak seperti itu "Jika anda memiliki rumah tangga dua orangh dewasa, keduanya perlu tau apa yang akan terjadi secara keuangan, bahkan jika anda hanya memiliki pertemuan rutin untuk berbagi informasi". hal tersebut anda tidak akan binggung dalam mengatur keuangan anda.

8. Utang demi nikah yang mewah. 
Pesta nikah yang menyenangkan tapi itu sangat sangat sangat bodoh.

9. Memiliki terlalu banyak pertengkaran keluarga karena uang
Selama beberapa tahun ini kami membayar beberapa tagihan dan berdebat tentang hal tersebut. Hal itu secara dinasmi berubah setelah saya berkonsentrasi pada informasi diri sendiri dan tabungan pribadi. Saya melihat beberapa blog pribadi tentang keuangan dan dapat melihat cara-cara mereka melunasi utang-utangnya. Saya berhenti memarahi suami saya dan mulai berbicara soal strategi. Setelah kami mendapatkan solusi untuk permasalahan kami, butuh satu tahun untuk melunasi utang-utang kami.

10. Tidak melakukan Amal.
Saat saya lebih mengendalikan uaang saya, saya menyadari bahwa tujuan saya adalah untuk menggunakannya demi nilai-nilai uang yang penting bagi saya. Namum selama bertahun-tahun saya tidak pernah beramal, dan selalu berpikir tidak memiliki uang cukup untuk beramal. Di sebagian orang hanya memberi 2.8 % dari pendapatan mereka, jadi saya menaikan di daftar lebih tinggi dari anggaran saya untuk amal setelah "biaya mobil" dan "pakaian" dan meciptakan dunia yang saya inginkan

via redbook
image virginiaemploymentlawjournal